- Mengenalkan Anak Asrama Dompet Yatim & Dhuafa Jombang Kelola Uang, Lewat Dongeng dan Kreasi Celengan
- MASJID NUR ILAHI DI KEJUTAKAN DENGAN 26 EKOR KURBAN CETAK REKOR DALAM SEJARAH DI DESA
- Memahami Kekuatan Backlink dalam Kampanye Digital
- PROSES PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN DI MUSHOLA AL_ITTIHAD PANORAMA KEMANG BOGOR
- Cara Backlink Ac Id Meningkatkan Trafik Website
- Cara Cerdas Menentukan Distributor Kimia Berkualitas untuk Kebutuhan Bisnis
- Buktikan Sendiri Efek dari Backlink Edu Terbaik
- Ekspresikan Imajinasi, Ciptakan Karyamu: Mahasiswa Universitas Pamulang
- Seorang GURU yang Mengadu Nasib di Ibu Kota #Kisah Inspiratif Omar Faruk CEO KEBAB
- Peningkatan Pengelolaan Keuangan Remaja Melalui Edukasi Menunda Keinginan Untuk Menumbuhkan
Mengenalkan Anak Asrama Dompet Yatim & Dhuafa Jombang Kelola Uang, Lewat Dongeng dan Kreasi Celengan
Oleh : Risma Ayu, Marsha Wanda Putri, Nur Anisa Ramadini, Via Adinda Purnama

Keterangan Gambar : Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat
Tangerang Selatan – Masih banyak anak-anak yang sering merengek minta jajan atau mainan baru, tanpa tahu apakah barang itu benar-benar mereka butuhkan atau cuma laper mata sekilas. Berangkat dari keresahan ini, tim mahasiswa dari Universitas Pamulang (UNPAM) menggelar program seru lewat Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
Mereka mengadakan kegiatan edukasi berjudul "SMART MONEY MANAGEMENT: Metode Storytelling Interaktif Dalam Membedakan Kebutuhan Dan Keinginan Sejak Dini". Acara ini sukses dilaksanakan dan diikuti dengan antusias oleh anak-anak di Asrama Asuh Dompet Yatim dan Dhuafa, Jombang, Ciputat.
Baca Lainnya :
- Penguatan Kapasitas SDM UMKM dalam Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Pengembangan Usaha0
- MASJID NUR ILAHI DI KEJUTAKAN DENGAN 26 EKOR KURBAN CETAK REKOR DALAM SEJARAH DI DESA 0
- Ekspresikan Imajinasi, Ciptakan Karyamu: Mahasiswa Universitas Pamulang 0
- Seorang GURU yang Mengadu Nasib di Ibu Kota #Kisah Inspiratif Omar Faruk CEO KEBAB0
- Peningkatan Pengelolaan Keuangan Remaja Melalui Edukasi Menunda Keinginan Untuk Menumbuhkan 0
Biar Gak Boncos Sejak Dini di Era Digital
Zaman sekarang, tantangan anak-anak makin berat. Tiap hari mereka terpapar iklan visual di media sosial, game, sampai video YouTube. Efeknya, anak-anak jadi gampang Terjerumus tren dan bersikap konsumtif. Mereka sering bingung membedakan mana barang yang penting untuk bertahan hidup dan belajar, dengan mana yang cuma sekadar keinginan biar keren di depan teman.
Melihat fenomena ini, tim PKM UNPAM hadir bawa Solusi untuk anak-anak. Bukan sekedar pakai metode ceramah teori yang bikin ngantuk, mereka mengemas materi keuangan lewat pendekatan storytelling (dongeng) interaktif yang digabung dengan aktivitas motorik membuat prakarya dalam celengan.
Serunya Belajar Finansial: Dari Dongeng Interaktif Sampai Mengkreasikan Celengan
Konsep keuangan yang tadinya kedengaran rumit dan "dewasa banget", disulap jadi aktivitas yang ramah anak.
Dongeng Interaktif "Kebutuhan vs Keinginan"Mahasiswa UNPAM membawakan cerita fiktif seru memakai tokoh yang dekat dengan dunia anak-anak. Di tengah cerita, anak-anak asrama diajak aktif berdiskusi. Mereka diminta menilai keputusan sang tokoh saat membelanjakan uang: “Hayo, kalau beli mainan robot baru padahal pensil sekolahnya habis, itu kebutuhan atau keinginan?” Lewat cara ini, anak-anak belajar berpikir kritis tanpa merasa digurui.
Mengkreasikan Celengan dengan stiker lucu biar makin semangat menabung, anak-anak asrama ditantang buat menghias celengan mereka sendiri menggunakan berbagai bahan kreatif. Aktivitas ini bikin mereka punya rasa kepemilikan. Karena celengannya dibikin sendiri dengan penuh usaha, mereka jadi lebih semangat untuk mengisinya setiap hari.
Penerapan Metode Celengan Target Visual Ini dia bagian paling inovatifnya! Celengan yang mereka hias tidak dibiarkan polos, tapi dimodifikasi dengan dua kolom visual khusus, yaitu "Target Kebutuhan" dan "Target Keinginan".Anak-anak diajarkan cara membagi uang saku mereka ke dalam dua pos tabungan ini. mereka harus memprioritaskan pengisian celengan target kebutuhan (seperti buku, sepatu sekolah, atau alat tulis) terlebih dahulu. Kalau kebutuhan utama sudah terpenuhi, barulah sisa uangnya boleh dimasukkan ke celengan target keinginan (seperti mainan atau jajanan favorit).
Langkah Kecil UNPAM untuk Generasi yang Cerdas Finansial
Kegiatan di Asrama Asuh Dompet Yatim dan Dhuafa Jombang ini bukan cuma sekadar melaksanakan tugas kuliah, tapi juga bentuk nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Pamulang dalam mengabdi kepada masyarakat.
Menanamkan Kebiasaan Baik Sejak Dini
Paham Skala Prioritas: Adik-adik diajarkan cara membedakan antara kebutuhan utama yang mendesak dan keinginan sesaat.
Bijak Kelola Uang: Mereka belajar cara menyisihkan sebagian uang saku secara konsisten untuk ditabung sebelum dipakai jajan.
Mandiri Secara Finansial: Membentuk mentalitas anak yang tidak konsumtif agar tidak mudah ikut-ikutan tren yang kurang penting.
Mengasah Kreativitas Lewat Praktik Langsung
Nggak cuma duduk manis mendengarkan cerita, keseruan lainnya saat anak-anak diajak langsung dalam Mengkreasikan untuk membuat celengan kreasi mereka sendiri.
Manfaatkan Bahan Sederhana: Menggunakan tabung celengan dilapisi kertas, dan hiasan stiker lucu dan spidol warna warni.
Ekspresikan Sifat Unik: Setiap anak bebas menghias celengannya sesuai dengan imajinasi dan karakter favorit mereka masing-masing.
Bangun Ikatan Emosional: Memiliki celengan buatan sendiri membuat mereka merasa bangga dan jauh lebih bersemangat untuk segera mengisinya dengan koin demi koin.
Diharapkan, lewat program Smart Money Management ini, anak-anak asrama bisa tumbuh menjadi generasi yang mandiri, bijaksana, dan financially literate (melek finansial) sejak dini. Mahasiswa UNPAM sudah membuktikan belajar dalam mengatur keuangan itu gak harus kaku dan membosankan. Lewat cerita yang asyik dan celengan kreasi sendiri, anak-anak bisa belajar menata masa depan keuangan mereka sambil tetap bermain dan seru-seruan.











